Berita

Islamiyah Wakaf Produktif Tertua Pontianak (1925) yang Melahirkan Bupati dan Anggota DPR RI

Islamiyah Wakaf Produktif Tertua Pontianak (1925) yang Melahirkan Bupati dan Anggota DPR RI


Oleh: Nur Iskandar

Setahun lebih tua dari lahirnya Nahdlatul Ulama, pengaruh dakwah Islam dari Sumatera Barat yang mempunyai kultur perguruan atau sekolah menyebabkan seorang dermawan bernama Haji Arif mewakafkan sebidang tanahnya. Tanah terletak di pinggir jalan protokol yang kini bernama Imam Bonjol hingga pinggir Sungai Kapuas. Lokasinya sangat strategis karena berhadapan muka juga dengan universitas negeri terbesar Kalimantan Barat–Universitas Tanjungpura. Luas tanah wakaf Haji Arif kurang lebih 1.6 hektar. Di atasnya berdiri Mesjid Islamiyah, perguruan pendidikan dan berbagai amal usaha seperti rumah toko hingga kantin unik Ade Rase. Sebuah kantin berselera Melayu dan Arab yang kaya rempah sehingga menjadi salah satu destinasi wisata kuliner Kota Pontianak dan kerab dikunjungi artis-artis ibukota.