Berita

Kelakar OSO tentang Pegang “Bigik”, PKS sampai Guru Politik Ishak Saleh

Kelakar OSO tentang Pegang “Bigik”, PKS sampai Guru Politik Ishak Saleh
OSO saat tampil pidato di malam syukuran bersama, Sabtu, 29/4/17 malam di Grandball Room, Mahkota. Serius. Namun juga penuh gelak tawa. Foto Nuris/teraju.Id

Kedua, OSO dalam menjabarkan pandangannya bahwa Kalbar bisa maju lebih dari tiga atau empat orang yang diangkat sebagai pejabat negara (OSO/Ketua DPD RI, Viryan/Komisioner KPU RI, Fanshurullah Asa/Ketua BPH Migas RI dan Garuda Wiko/Komisaris BTN) di semester pertama tahun 2017 ini karena berani menjalani proses, juga menerapkan strategi, hingga speed atau kecepatan mencapai target. “Kita harus terbiasa kerja sama tim atau team work. Kita angkat orang yang tepat pada tempat yang tepat. ‘The right man on the right place’. Jangan angkat orang yang bodoh. Bisenye cume pegang bigik,” ungkapnya disambut GeRr hadirin.

Perihal pegang “bigik” ini tidaklah aneh bagi masyarakat Melayu. Terlebih di era 80-an. Kala itu anak remaja sampai orang tua tertentu terbiasa bercanda dengan memegang “bigik”.

Nah, pada saat mudanya OSO juga pernah “bertaruh”. “Berani ndak kau megang bigik Gubernur?” Begitu kisah salah seorang sumber teraju.id menyebut nama Gubernur yang sedang pidato. Sosok yang diajak bicara oleh OSO muda tentu geleng-geleng kepala. Ia yang juga cukup berani untuk berkelakar, tak berani.