
Pada tahun 2017-2018, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya melakukan kegiatan pembangunan kawasan permukiman nelayan/tepi air di Kampung Beting. Melalui kegiatan tersebut dilakukan penataan dengan membangun jalan gertak tapak sepanjang 3,2 km, 13 jetty sampan dan perbaikan 27 jembatan kecil. Pelaksanaannya dilakukan dalam dua tahun anggaran 2017-2018, dimana saat ini progresnya sudah 30 persen.
Penataan permukiman kumuh Kampung Beting juga terintegrasi dengan penataan tepian Sungai Kapuas di Tambelan Sampit yang lokasinya tak jauh dari Kampung Beting. Penataan berupa pembangunan jalan gertak di tepian sungai yang dilengkapi dengan pagar besi sepanjang 1,2 km dilengkapi lampu penerangan jalan yang memadai sehingga akan menjadi ruang terbuka yang indah. Pemasangan pagar juga dimaksudkan untuk mencegah munculnya kembali hunian liar di tepi sungai sekaligus mengurangi angka kriminalitas.
Disamping itu juga dibangun gazebo dan jembatan penghubung antar anak sungai. Penataan tepi Sungai Kapuas di Tambelan Sampit dikerjakan sejak tahun 2016 dan saat ini progresnya sudah 90 persen, dengan target selesai Desember 2017. (r/PUPR)
