Berita

KESEPAKATAN LUBUK BANDUNG

KESEPAKATAN LUBUK BANDUNG

“Kalau orang di hulu berpesta, harus ingat orang di hilir. Begitu juga sebaliknya, jika orang hilir yang mengadakan keramaian, mereka harus selalu ingat kepada saudara mereka yang ada di hulu. Kalau ada makanan berlebih, harus disisihkan untuk saudara di hulu agar bisa dinikmati bersama,“ jawab Haryanto. Sosok kades ini memang sangat aktif selama pertemuan.

Begitulah filosofi masyarakat yang tinggal di sepanjang Koridor Labian-Leboyan dalam memandang arti penting sungai menyediakan sumber kehidupan bagi mereka. Setelah ditambah beberapa argumentasi dari peserta lain, dalam pertemuan di Lubuk Bandung masyarakat dari 20 kampung dan dusun di koridor bersepakat menamakan sungai ini sebagai Sungai Labian-Leboyan.

Kelak, nama ini resmi dipakai oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dalam berbagai dokumen resmi yang terkait dengan pengelolaan sumber daya alam dan daerah aliran sungai di kawasan ini.

Salam Lestari, Salam Literasi

#MenjagaJantungKalimantan #KMOIndonesia #KMOBatch25 #Sarkat #Day12 #hermainside #SalamLestariSalamLiterasi