Berita

KH Ustadz Ayahman Lukmanul Hakim, MM dan Hari Pantun Dunia-Hari Pantun Nasional- Ari Besa’ Panton

KH Ustadz Ayahman Lukmanul Hakim, MM dan Hari Pantun Dunia-Hari Pantun Nasional- Ari Besa’ Panton
Keterangan kiri ke kanan: Hang Rongak, Nuris, KH Lukmanul Hakim Munzalan Mubarakan Ashabul Yamin, dan Konsul Malaysia Dato' Azizul Zekri

Di pendopo ini hasilnya. Sebuah pengakuan dua hari raya kembar. Harpandu dan Hartunas. Diakui negara lewat SK Hari Pantun Kemenbud No 163/M/2025 tertanggal 7 Juli 2025 ditandatangani Dr Fadli Zon. Selain buah rekomendasi Seminar Nasional juga dorongan doa beliau mengetuk pintu langit. Saat itu 2023 terbukti kini 2025. Rrrruar biasahh. Terkandung pelajaran penuh hikmah.

Kami berangkulan. Tahu bahwa pantun punya kecerdasan lisan. Warisan leluhur Nusantara. Ia bisa menjadi diplomasi budaya. Tak terkecuali dakwah.

Sibuklah Ayahman membuka hampers. Isinya tetralogi dakwah SMK (Subuh Menggapai Keberkahan). Banyak pula bait-bait puitis. Senada Serumpun Berpantun. Senyawa memang.

“Tenunan ini khusus Tokyess. Sulam keluarga besar Munzalan Mubarakan,” sapihnya ke pundak saya. Langsung pakai. Terus sampai acara penutupan. Somproud to be Munzalan Family.

Terimakasih atas doa dan perhatiannya Ustadz. Kali ini tampil nyentrik dengan behel yang menggawangi gigi. Kelak usai perawatan so pasti tambah guanteng. Ciamik. Amiin …Allah Maha Indah. Suka dengan keindahan. Keindahan itulah sastra.

Ini doa beliau: Robbanaaa Taqobbal Minna, innaka antassamii’ul Aliiim.
Ya Allah terimalah Amal Sholeh kami semua… Sesungguhnya Engkaulah ya ALLAH yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Wa Tubb Alaina innaka antattawwaaburrahiim Ya Allah Terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkaulah ya ALLAH yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. (QS 2:127-128)