Tausiah program yang dikupas bertemakan wakaf. Termasuk mereka yang terpanggil mengikuti sujud tilawah dan berkontribusi menyusun program wakaf adalah mereka yang sedia “mewakafkan” waktu subuhnya. Hadits menyebutkan, tidak akan putus amal ibadah anak cucu Adam kecuali tiga hal: sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat dan anak sholeh yang mendoakan kedua orang tuanya. Pegiat sujud tilawah berkeinginan mengangkat marwah Melayu Nusantara yang berakar pada syariat Islam dengan pengelolaan wakaf produktif–salah satu di antara tiga hal janji Nabi SAW agar–nyawa boleh putus tetapi pahala mengalir terus– sehingga wakaf yang telah membudaya di masyarakat Melayu bisa maju dan berkembang, di mana Hang Tuah pun telah memproklamirkan postulat kuatnya, bahwa takkan Melayu hilang ditelan zaman. Wakaf produktif dirawat MABM dan konsorsium dengan sujud tilawah adalah salah satu jawaban. Rentak gendang kehidupan Melayu justru akan semakin bermarwah bahkan bertuah sebagai hadiah terindah dalam khazanah sejarah. (kan)
Mesjid Al Hijrah Mulai Program Sujud Tilawah
