“Ya, ya. Aku sering melihat putra Ibu itu di sini. Anak itu terlihat cermat merawat mainannya” sambung Bob.
“Betul, Pak. Dia sangat berbeda dengan abangnya” Potong Hana.
“Yang memakai kaos pink di plorotan sana itu anak saya, Mia. Ia paling suka main plorotan. Tampaknya anak tomboy dia. Dulu sering diantar abangnya.” Ucap Bob.
“Cantik Mia” Potong Hana.
Selanjutnya, Hana dan Bob terlibat percakapan yang mengasyikkan. Rupanya mereka mempunyai selera yang sama dalam berbagai hal. Sehingga, percakapan mereka tak pernah putus.
Tidak lama berselang, Mia mendekati Bob sambil berkata,
“Yah, minta tambah lima menit, please!”
“Baik. Tetapi temanmu diberi kesempatan, ya, bergantian” Kata Bob
“Baik, Yah. Mereka menyuruh Mia yang naik” Jawab Mia sambil berlari.
Bob dan Hana, kembali berbicara ke sana ke mari. Semakin akrab mereka. Lima menit berselang, Bob memanggil anaknya.
“Mia, lima menit hampir habis. Siap-siap , ya” Ujarnya.
“Yah, Ayah, Mia boleh tambah lima menit lagi,please, please!”
“Baik, Nak. Tetapi janji, hanya lima menit”
“Asyiikkk. Terima kasih, Yah”
“Ayah yang baik hati, nampaknya” Komentar Hana sambil tersenyum.
Sambil menggeser duduknya Bob berkata, “Saya mencoba tidak mengulangi kesalahan masa lalu”. Katanya. Matanya memandang lurus ke jalan di seberang taman.
