Di kesempatan pidatonya yang berdurasi lebih kurang 30 menit, Anies yang pernah empat tahun menjadi koordinator “Sending” dan setahun koordinator “Hosting” di Chapter Jogjakarta menyatakan salut atas eksistensi Binabud yang telah berumur 34 tahun mengabdi untuk Indonesia.
“Saya senantiasa berkoordinasi dengan Ka Irid dan Ka Asmir mengenai AFS. Adalah PR (Pekerjaan Rumah, red) kita di Jakarta untuk menjaga, bahkan meningkatkan sustainable financing dengan Gerakan Bayar Balik,” ungkap Anies disambut tepuk tangan meriah hadirin.
Dia berjanji akan membuat acara khusus di Balai Kota Jakarta dalam rangka membahas “Gerakan Bayar Balik” ini. “Kita akan undang para returnee untuk bisa menjadi motor Gerakan Bayar Balik. Satu returnee satu person,” timpalnya yang kembali mendapatkan applaus meriah. “Kerjasama juga dengan kedutaan-kedutaan yang ada di ibukota,” tambahnya.
Sebagai gambaran kegiatan sending, Binabud telah memberangkatkan pertukaran calon pemimpin masa depan Indonesia sebanyak 3.800-an orang. Begitupula untuk saling mengenal budaya dunia, telah menerima 1.500-an pelajar mancanegara ke bumi Nusantara. Di antara kedua program pokok tersebut melibatkan banyak relawan, serta diharapkan punya dampak bagi perdamaian dunia, sebagaimana misi lahirnya AFS. Yakni untuk mewujudkan perdamaian dunia.
