Nasional

Festival 45-45: Meretas Batas, Mempertemukan Anak-Anak Muda Bersama Para Penyintas

Festival 45-45: Meretas Batas, Mempertemukan Anak-Anak Muda Bersama Para Penyintas
Pameran Foto - Para Pembuka Jalan: Harkat dan Martabat Korban. Berkisah tentang daya upaya para penyintas/ survivors untuk memulihkan diri dan memperluas ruang2 penerimaan sosial. Merupakan rangkaian dari acara Festival 45-45: Meretas Batas dengan Penyintas

Selama hampir 5 tahun, Indonesia untuk Kemanusiaan (IKa) bersama-sama dengan berbagai organisasi korban/penyintas maupun organisasi masyarakat sipil dalam Program Peduli untuk memperjuangkan hak Ekosob bagi korban/ penyintas. Sepanjang 5 tahun, program ini telah berhasil memperkenalkan dan mendorong skema inklusi dalam kerja dan advokasi hak-hak korban pelanggaran HAM masa lalu melalui pendekatan hak Ekosob. Misalnya, jumlah korban/penyintas yang telah mendapat akses layanan publik dan bantuan sosial termasuk di dalamnya layanan khusus berupa akses pengobatan gratis untuk korban/penyintas lansia yang diberikan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), semakin meningkat. Korban/penyintas terlibat dan diterima dengan terbuka dalam kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan. Korban dan penyintas memiliki kesempatan untuk secara aktif melakukan cara-cara kreatif terlibat dalam pembangunan dan memperjuangkan hak-haknya sebagai warganegara.