Sebagaimana pesta-pesta demokrasi sebelumnya. Saat hasil telah tersaji, waktunya membuktikan janji. Lupakan persaingan sengit yang membuat publik membelah diri. Tinggalkan polarisasi yang membuat kita lupa maknanya bhinneka tunggal ika.
Anies-Sandi harus segera merangkul Ahok-Djarot, bahkan Agus-Silvi, untuk bersama-sama membangun negeri. Segera mencicil janji-janji satu persatu. KJP Plus, OK OCE, dan lain-lain.
Telpon pesaing sekarang juga, tak penting Anies atau Ahok yang memulai.
Bila niat maju dalam perebutan kursi Gubernur adalah semata mengabdi untuk negeri, melayani warga Jakarta. Tentu sangat mudah bila sang pemenang merangkul yang kalah, dan yang kalah siap bekerjasama mendukung sang pemenang.
Mulai hari ini, Jakarta akan menjadi barometer demokrasi yang megah. Yang mengajarkan bahwa demokrasi adalah kendaraan pengabdian. Pemenuhan janji tanpa basa-basi. Perayaan kemenangan tanpa sisa benci. Semua selesai di sini. Bersatu kembali.
Dan semoga, hal baik inilah yang menular ke anak negeri.
Terima kasih Pak Ahok. Selamat datang Gubernur Anies Baswedan.
