Realitas tantangan tugas ke depan, harus mampu diatasi oleh institusi Polri, agar stabilitas keamanan dalam negeri dapat tetap terjaga. Untuk itu, Polri harus didukung oleh SDM Polri yang profesional, berintegritas, dan mampu menguasai bidang tugasnya.
“Salah satu upaya Polri, guna mewujudkan SDM Polri yang berkualitas adalah melalui penyelenggaraan Diktuk Bintara Polri yang saudara-saudara laksanakan saat ini, ” urai Kapolda. Pendidikan diikuti kurang lebih 7 (tujuh) bulan. Siswa akan mengikuti pendidikan yang dilaksanakan di sepolwan Lemdiklat Polri, Pusdik Binmas, Pusdik Sabhara, serta pada 29 SPN jajaran Polda. Pada tahun 2017 ini, Polri menerima 10.150 peserta didik, terdiri atas 9.650 orang pria dan 500 orang wanita. Dari jumlah tersebut, Polri akan mempersiapkan penguatan personel sebanyak 200 orang dengan latar belakang keahlian IT, yang akan dididik khusus di SPN Cisarua Polda Jawa Barat.
Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan merupakan tahapan penting yang tidak dapat dipisahkan dari keseluruhan upaya pembinaan personel. Melalui optimalisasi seluruh komponen pendidikan, disertai desain kurikulum berbasis kompetensi diharapkan dapat tercipta personel polri yang berkualitas.

Oleh karena itu, peran Lemdiklat Polri sangat signifikan dalam menyusun program pendidikan yang tepat guna, terlebih pada penyelenggaraan Diktuk Bintara Polri yang akan dilaksanakan dalam waktu yang relatif singkat.
