Teraju.id, (15/9/2016) Anda pernah ikut Saprahan? Atau tidak tahu sama sekali? Saprahan adalah salah satu budaya khas melayu Pontianak yaitu makanan yang disantap bersama–biasanya berhadapan dan berderet memanjang di atas saprah lantai. Saprahan ini mempunyai arti yaitu duduk sama rendah, berdiri sama tinggi.
Pemerintah Kota Pontianak beserta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar Festival Saprahan antar-SLTA sederajat se-kota Pontianak yang bertajuk Dengan Festival Saprahan Anak Mude Pontianak Kerje Nyate Peduli Budaye. Acara ini bertempat di Rumah Melayu Kota Baru.
“Kegiatan Saprah untuk tingkat SLTA se-kota Pontianak ini pertama kali diadakan. Yang mana sebelumnya kami sudah ada sosialisasi dan pembekalan kepada guru kemudian dan siswanya pada bulan Maret yang lalu. Dan kami berharap generasi muda kita dan anak-anak kota Pontianak ini bisa memahami budaya Saprah kita,” ungkap Hilfira Hamid selaku Kepala Dinas Pariwisatan dan Kebudayaan Kota Pontianak.
Saprah ini kata Hilfira ini banyak keistimewaannya karena dari ini banyak kebersamaannya, bisa menghargai yang tua dan kemudian ada etikanya. “Ini alhamdulillah walaupun yang pertama cukup lumayan. Terhitung sekitar 15 kelompok yang masing-masing kelompoknya ada yang 4 orang dan ada yang 6 orang,” imbuhnya.
