Berita

Ribuan Orang Melepas “Kepergian” Bang Bong

Ribuan Orang Melepas “Kepergian” Bang Bong

Setelah kata sambutan Drs H Syakirman, keranda jenazah diusung ke pemakaman muslim Jl Sepakat 1, dan penghujung Desember ini hari yang biasanya mendung tampak cerah. Liang lahat pun menyambut dengan sempurna sehingga seluruh prosesi berjalan lancar.

Adik kandung Bang Bong, H Malik dalam sambutannya mewakili pihak keluarga mengucapkan terimakasih atas segenap bantuan dan doa seluruh anggota masyarakat yang bersimpati dan bertakziah. Ia tak bosan-bosannya mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat yang paling indah di sisi Allah SWT.

Di tempat yang sama, sebelum jenazah dipusarakan, jasad disiram air cucur mawar oleh Ny Sri Astuti berikut tiga putra-putri almarhum, sehingga suasana hening dan khidmat. Setelahnya, barulah peti jenazah diulurkan ke liang lahat, ditutupi tanah merah dan ditabur bunga. Di antara batu nisan dipasang foto Bang Bong dengan stelan jas warna gelap.

Salah seorang sepupu Bang Bong yang juga Direktur PT Kapuas Media Utama Press, H Djunaini KS tampak larut dalam suasana hening dan khidmat.

Dikatakannya, bahwa Bang Bong tak pernah mengeluh sakit. “Dia hanya mengatakan masuk angin. Dikasih minyak kayu putih pun sudah sembuh,” urainya menirukan kalimat Bang Bong yang senang berseloroh. Seloroh Bang Bong yang paling diingat warga adalah pantun keramat pengingat waktu, “ikan sepat ikan gabus// makin cepat makin bagus.”