teraju.id, Pontianak – Rumah Literasi Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Pontianak menggelar pemilihan Duta Literasi 2020. Pemilihan ini merupakan pelaksanaan gelombang kedua, setelah pemilihan gelombang pertama dilaksanakan semester ganjil lalu.
Direktur Rumah Literasi FUAD IAIN Pontianak, Yusriadi, di Pontianak, 12 Agustus 2020, mengungkapkan rencana pemilihan ini mendapatkan dukungan dari Dekan FUAD IAIN Pontianak, Dr. Ismail Ruslan dan sejumlah ketua program studi serta dosen. Katanya, kegiatan ini sangat positif untuk menumbuhkan semangat mahasiswa dalam belajar.
“Kami mendapat support dari semua elemen di fakultas,” kata Yusriadi.
Selain dukungan kebijakan dan dukungan moril dalam penyelenggaraan ini, kalangan fakultas memberikan dukungan dengan menyediakan sejumlah bingkisan untuk pemenang dan nomine. Bingkisan itu sebagiannya sudah diserahkan kepada Rumah Literasi.
Pemilihan Duta Literasi FUAD kali ini mengacu pada kemampuan menulis, mengedit, mendesain, menjilid buku, dan kepribadian serta kecakapan berkomunikasi. Duta Literasi FUAD harus memiliki kemampuan asas berliterasi, sehingga kelak bisa menjadi pionir dalam mengkampanyekan budaya literasi kepada mahasiswa lain dan kepada masyarakat luas.
Sekarang ini nomine duta sedang dilatih dan dipantau kemampuan menjadikan tulisan sebagai sebuah buku. Setelah itu mereka akan memasuki fase seleksi wawancara. Mereka yang diseleksi merupakan wakil dari masing-masing kelas dalam program Rumah Literasi.
