in

Rumah Literasi Gelar Pemilihan Duta Literasi

WhatsApp Image 2020 08 14 at 19.42.21

teraju.id, Pontianak – Rumah Literasi Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Pontianak menggelar pemilihan Duta Literasi 2020. Pemilihan ini merupakan pelaksanaan gelombang kedua, setelah pemilihan gelombang pertama dilaksanakan semester ganjil lalu.

Direktur Rumah Literasi FUAD IAIN Pontianak, Yusriadi, di Pontianak, 12 Agustus 2020, mengungkapkan rencana pemilihan ini mendapatkan dukungan dari Dekan FUAD IAIN Pontianak, Dr. Ismail Ruslan dan sejumlah ketua program studi serta dosen. Katanya, kegiatan ini sangat positif untuk menumbuhkan semangat mahasiswa dalam belajar.

“Kami mendapat support dari semua elemen di fakultas,” kata Yusriadi.
Selain dukungan kebijakan dan dukungan moril dalam penyelenggaraan ini, kalangan fakultas memberikan dukungan dengan menyediakan sejumlah bingkisan untuk pemenang dan nomine. Bingkisan itu sebagiannya sudah diserahkan kepada Rumah Literasi.

Pemilihan Duta Literasi FUAD kali ini mengacu pada kemampuan menulis, mengedit, mendesain, menjilid buku, dan kepribadian serta kecakapan berkomunikasi. Duta Literasi FUAD harus memiliki kemampuan asas berliterasi, sehingga kelak bisa menjadi pionir dalam mengkampanyekan budaya literasi kepada mahasiswa lain dan kepada masyarakat luas.

Baca Juga:  Kota Pilot Projects Wakaf Produktif Kalimantan Barat

Sekarang ini nomine duta sedang dilatih dan dipantau kemampuan menjadikan tulisan sebagai sebuah buku. Setelah itu mereka akan memasuki fase seleksi wawancara. Mereka yang diseleksi merupakan wakil dari masing-masing kelas dalam program Rumah Literasi.

Dekan FUAD IAIN Pontianak, Dr. Ismail Ruslan, mengatakan sangat mendukung program yang sudah dijalankan Rumah Literasi. Program ini katanya merupakan program unggulan fakultas.

“Kita wajibkan mahasiswa FUAD semester awal untuk mengikuti program ini, agar mereka memiliki kemampuan dasar dalam menulis dan suka membaca. Kemampuan ini akan menjadi modal mereka sebagai mahasiswa selama perkuliahan,” ujar Ismail.
Ditambahkan, program ini juga penting karena membimbing mahasiswa membuat buku. Buku yang diterbitkan, bisa menjadi portofolio bagi mahasiswa, dan bisa juga dipakai untuk akreditasi bagi program studi. (Rilis Rumah Literasi FUAD IAIN Pontianak)

Written by teraju.id

WhatsApp Image 2020 08 14 at 13.31.06

EMOSI

WhatsApp Image 2020 08 15 at 06.24.10

Micro-influencer Marketing