Yang soal sejarah susah, diluar dugaan. Misal, pada latihan-latihan soal yang saya pelajari membahas tentang kebudayaan masyarakat prasejarah, orde baru, dan penjajahan secara sekilas tidak mendalam. Tetapi pada soal tahun ini mencakup materi yang terlalu dalam yang tidak biasa muncul dalam latihan-latihan soal, seperti peradaban Islam di Nusantara, itu bagian materi yang menurut saya sulit, ujar Dhika, peserta SBMPTN 2017 yang mengambil akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura sebagai pilihan jurusan.
Sulitnya soal SBMPTN tahun ini dibenarkan oleh peserta lain, Reza. Ia menuturkan bahwa memang tingkat kesulitan soal tahun 2017 ini lebih dibandingkan tahun lalu, terlebih pada bidang studi sejarah. Pada soal-soal sejarah banyak membahas tentang tokoh dan organisasi yang menurutnya cukup sulit diingat karena jumlahnya yang tidak sedikit. Buat mata pelajaran lain kurang lebihlah dengan tahun lalu (tingkat kesulitannya), ujar Reza yang tetap bersemangat mengikuti ujian SBMPTN untuk kedua kalinya ini.
