Berita

Surat Terbuka untuk Presiden RI Jokowi: “Kita Bersabar Sultan Hamid Alkadrie”

Surat Terbuka untuk Presiden RI Jokowi: “Kita Bersabar Sultan Hamid Alkadrie”
Foto by Dhea/teraju.id yang dipamerkan di Festival Budaya - Malang - Jawa Timur - Nopember 2019

Kami dari Yayasan Hamid selalu sabar karena pada tahun 2013 kami menulis biografi lengkap Sultan Hamid II Sang Perancang Lambang Negara (Penerbit TOP Indonesia–launching di Gedung Pontianak Convention Centre bersama Wakil Ketua MPR RI), sehingga per 2019 ketika syarat administrasi pengusulan sudah paripurna dalam 3 tahun terakhir–tidaklah seberapa jika dibandingkan masa tidur 7 penghuni gua Ashabul Kahfi. Di sisi lain sambutan warga di Nusantara akan pengetahuan Sultan Hamid II Alkadrie-lah perancang Lambang Negara sejak ditetapkan oleh Bung Karno tahun 1946–sejak 17 Agustus 1945 kita belum punya lambang negara–disambut hangat juga kawula muda millenial. Setiap pameran rancangan lambang negara dimulai dari Gedung Pancasila-Jakarta hingga Sumatera, Jawa dan Kalimantan selalu diikuti ribuan pasang mata. Bahkan di Desember 2019 digelar pameran di Jatim dengan salah satu potret pamerannya tentang Sultan Hamid II Alkadrie perancang lambang negara elang rajawali Garuda Pancasila. Nilai sila kemanusiaan yang adil dan beradab dengan simbol rantai semoga menginspirasi kita bahwa kita seiya sekata dalam kebenaran sejarah. Sementara kami secara investigasi jurnalistik maupun akademik telah membuktikan kebenarannya. Bahwa Sultan Hamid bukan biang kerok makar APRA. Terbukti dengan seluruh butir putusan Mahkamah Agung RI di saat itu. Dan semua pledoi hingga putusan MA tertuang di dalam buku biografi politik Sultan Hamid II yang kami tulis dan terbitkan tahun 2013–genap 100 tahun–atau seabad Sultan Hamid II. Simbol rantai itu pula dari bumi Kalimantan. Kalung khas etnis simbolisasi bersatunya seluruh etnis Nusantara. Rantai kotak dan bulat. Simbol pertautan umat manusia yang terdiri dari pria dan wanita. Seiya sekata saling melengkapi sehingga sempurna dalam mengangkat harkat dan martabat ummat.