Konsep Muhammadiyah soal “Negara Pancasila sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah (Dar Al-‘Ahdi Wa Al-Syahadah)” diputuskan dalam Muktamar Muhammadiyah ke-47 pada 3-7 Agustus 2015 di Makassar. Menurut Prof. Dr. Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah: “Darul ahdi artinya negara tempat kita melakukan konsensus nasional. Negara kita berdiri karena seluruh kemajemukan bangsa, golongan, daerah, kekuatan politik, sepakat untuk mendirikan Indonesia.
“Sedangkan darul syahadah artinya negara tempat kita mengisi. Jadi setelah kita punya Indonesia yang merdeka, maka seluruh elemen bangsa harus mengisi bangsa ini menjadi Negara yang maju, makmur, adil dan bermartabat,” ujar Dr. (Cand) Nurhadianto, M.Pd, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah yang akan dilantik pagi ini.
