Berita

Ultah ala Viryan Azis: Meniti Jalan Sunyi

Ultah ala Viryan Azis: Meniti Jalan Sunyi

“Saya dinasehati ibu dan istri. Bahwa jalani saja yang sudah ada seperti sekarang ini. Tak akan melangkah ke kontestasi politik sedemikian itu,” ujarnya. Padahal jika kepercayaan itu diberikan, yakin dan percaya figur seperti Viryan Azis sangat tepat memegang amanah yang lebih tinggi–perwakilan anak muda Kota Pontianak atau Kalbar. Viryan satu di antara sedikit anak muda yang berani memilih jalan sunyi. Hiruk pikuk politik yang penuh dengan tepuk riuh di sana-sini dianggapnya sepi. Ia mengawal demokrasi lewat fungsi dan peran komisioner di KPU provinsi.

WhatsApp Image 2016-09-05 at 19.03.33Di hari jadinya awal September kemarin, Viryan kepada kolega dan kawan-kawan aktivis menulis indah, “Saya menikmati proses merenung sejenak ditempat tsb diantara hiruk pikuk Jakarta. Hamparan nama, tanggal lahir dan mati, nisan, model makam, patung dan ukirannya menyatu menjadi sketsa sejarah masa lalu. Ada makam orang Belanda, Italia, Jerman, puluhan orang Jepang tewas perang dengan sekutu pada satu kuburan, peti mati Soekarno-Hatta serta Gie.

Saya membaca disitu akan penjajahan, perjuangan, pencerahan, pembodohan dan perlawanan. Perjuangan hidup mereka telah usai, perjuangan kehidupan mereka terus hadir hingga kini dan…Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri – Bung Karno.