Teraju News Network, Paris – Belum genap sebulan pasca pelantikannya sebagai pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat, Prof Dr H Kamarullah, SH, MH telah memimpin rapat penyusunan program kerja, Minggu, 15/11/2020 bertempat di pendopo kediamannya, Parit Haji Husin (Paris) Pontianak. Rapat prioritas program kerja ini menyusul rapat pertama sebelumnya setelah pelantikan virtual oleh BWI Pusat di Pendopo Gubernur, 18/10/2020. Program kerja itu merupakan urutan skala prioritas menyusul meeting sebelumnya bertempat di Kanwil Kemenag. Adapun susunan skala prioritas dimaksud disusun per bidang sebagai berikut:
Pertama Bidang Pembinaan Nazir:
- Melakukan pelatihan nazir dimulai dari Kota Pontianak sebagai roll model.
- Prioritas nazir yang dilatih adalah pengelola wakaf dengan lahan sudah bersertifikat.
- Melakukan pendataan nazir “formalitas-aktual” tapi non aktif untuk disentuh program.
- Membentuk Forum Nazir (Teragregasi dalam WhatsApp Group).
- Koordinasi B to B dengan Bidang Nazir BWI Pusat.
Kedua Bidang Wakaf Produktif meliputi:
- Menyusun program prioritas yang menjadi alternatif “monumental” dalam periode 2020-2023.
- Penjajagan kerjasama ekosistem syariah (BI, OJK, Depkeu, ATR/BPN, Perbankan Syariah dll).
- Sosialisasi dan eksekusi program dengan skema Wakaf Uang.
- Kerjasama dengan komunitas pengelola wakaf produktif untuk pelatihan-pelatihan.
- Penerapan Program Wakaf Peduli Indonesia (Kalisa) era Pandemi-Covid-19.
Ketiga Bidang Humas. Progja prioritas meliputi:
