“Pada intinya pemerintah provinsi Kalimantan Barat sangat care dan sangat menjaga pemuda – pemudi bangsa Indonesia yang berkesempatan menjalankan aktivitas di bumi khatulistiwa ini. Sudah menjadi kewajiban kami Pemerintah Daerah dan TNI-Polri untuk menjaga kalian semua, karena bagaimanapun juga adik-adik sekalian semua adalah aset bangsa. Generasi milenial yang harus kita jaga dan kita pelihara dan rawat sehingga suatu saat kita meyakini adik adik ini akan menjadi penerus akan menggantikan kita semua,” kata Pangdam XII/Tpr.
Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan, budaya adalah menggambarkan peradaban suatu bangsa dan kita bangsa Indonesia apabila dilihat sejarahnya adalah memiliki budaya yang sangat tinggi seperti budaya gotong royong yang sudah mengakar dari Sabang sampai Merauke. “Budaya ini tidak boleh kita tinggalkan harus kita lestarikan,” tegas Pangdam XII/Tpr.
Selanjutnya menyampaikan, jadi dalam perkembangannya melalui budaya ini bisa menyatukan nusantara. Untuk itu kedepan Kodam XII/Tpr akan mencoba bagaimana mengkolaborasikan budaya-budaya yang dimiliki tiap-tiap daerah. Yang menurut Pangdam tentunya sangat bagus untuk perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.
Dikatakan oleh Pangdam XII/Tpr bahwa saat ini hampir semua negara di dunia mengalami pergolakan-pergolakan. Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad meminta dalam hal bernegara masyarakat kembali pada konsensus bersama para pendahulu bangsa ini
