Berita

Waktu Operasional Menjelang Ramadhan, Pekerja: “Sudah Diubah Sejak Corona”

Waktu Operasional Menjelang Ramadhan, Pekerja: “Sudah Diubah Sejak Corona”
Toko Sembako Pdg. Arafah, Kota Baru Dok Pribadi Fitria Ningsih

Demikian juga dirasakan oleh Fitria mengeluhkan toko sembakonya yang sepi dari konsumen. Hal ini juga berdampak pendapatannya yang turut menurun semenjak wabah COVID-19. “Di toko sepi semenjak ada wabah ini. ada beberapa orang yang belanja, tapi, ndak ramai seperti biasanya,” keluh Fitria.

Meski begitu, para wirausaha ini tetap terus menjalankan bisnisnya. Fauhatuzzahra memutuskan untuk tetap menerima pesanan makanan selama Ramadhan. Demikian juga Fitria, telah mempersiapkan stok barang pada toko sembakonya untuk selama bulan Ramadhan.

Tak hanya pada wirausaha, instansi kesehatan juga sudah mengubah waktu operasional sejak wabah COVID-19 menyebar di kota Pontianak. Dijelaskan oleh Nilauwati, S.K.M. (25) pada UPTD Puskesmas Pontianak Tenggara telah adanya perubahan jam pelayanan. “Selama COVID-19 ini di Puskesmas pelayanan kerjanya mulai jam 8 – 11 pagi. Pulangnya jam 12 siang. Biasanya kami pelayanan jam 07.30 – 12 siang. Pulangnya jam 02.15 siang. Kecuali hari Jum’at, tutupnya jam 11.15,” jelasnya.

Alasan diberlakukannya perubahan waktu operasional pelayanan dikarenakan untuk pemutus rantai penyebaran COVID-19. Dengan adanya surat edaran dari Puskesmas mengenai pembatasan pelayanan pemeriksaan kesehatan untuk pencegahan COVID-19, Puskesmas pun sepi dari pasien. “Alasannya untuk antisipasi penyebaran virus Corona. Sudah 2 minggu ini memang pasien ndak seramai biasanya,” ujar Nilauwati.