Begitulah seorang pemimpin kelas Kyai Wajidi berpikir jarak jauh. Beliau wara-wiri sosialisasi dalam dua periode masa jabatannya di BWI Kalbar. Per periode 3 tahun saja. Dan ternyata saat saya bertandang ke RPH Sapi tadi malam, Jumat, 22/1/21, dilaporkan Pak Arpan ada beberapa mesjid yang sudah memanfaatkan kecanggihan RPH Sapi untuk pemotongan hewan kurbannya. Ces pleng. Tokcer lancar. Semoga dengan catatan ini kalau dibaca para pengurus mesjid semakin menambah daftar masuk pemotongan hewan kurban di lokasi RPH Sapi Kota Pontianak sehingga fasilitas negara ini top-markotop melayani hajad ummat secara sehat walafiat.

Adakah cubitan retribusinya? Kagak ada. Untuk sapi bisnis memang ada Rp 50.000/ekor. Tetapi untuk pemotongan hewan kurban karena setahun sekali–gratis-tis-tiiiissss.
Mesjid mana saja yang sudah langganan ke RPH untuk pemotongan hewan kurban? Ya antara lain Mesjid Alqoyyim Jl Jambi–Pangeran Natakusuma. Mesjid yang dipimpin oleh Ir H Bintoro Agung Widodo.
Dan malam ini pun saya dkk masuk ke ruang-ruang fasilitas RPH Sapi. Mulai dari kandang transit sapi saat turun. Ada ruang pemeriksaan kondisi Ante Mortem dan perlakuan jika stress. Ada ruang pemulihan. Ada ruang relaksasi bagi para sapi. Saya senyam-senyum sendiri tergelitik RPH Sapi ini sudah mirip sebuah unit Rumah Sakit. Pak Arpan adalah direkturnya.
