Community

3 Jam Bersama Dirjen Ziswaf: Figur Jago Pantun dan Maestro Memancing Ikan

3 Jam Bersama Dirjen Ziswaf: Figur Jago Pantun dan Maestro Memancing Ikan

“Di mobil saya selalu ada pancing. Dan sopir saya setiap menengok kolam selalu menyentil, ‘Pak mancing di sini kerrren abizz ini’ tantang sopir,” cerita Tohor wira-wiri. “Hanya saya yang bisa mengajak Menteri Lukmanul Hakim untuk memancing dan dia mau.” Saya bertanya hasilnya? “Hasilnya?” Tohor menambah, “Pak Menteri nyaris tadak dapat satu pun. Tapi akhirnya setelah berjam-jam dapat pulak, cume kecik! Bininye yang dapat 8 ekok. Hahahaha. Sampai ari ini kalok bininya jumpa selalu bilang, ‘Pak Tohor 8 ekor!” Tarmizi Tohor terkeruk-keruk sambil menjentit abu rokoknya.

Aksentuasi Kepri Tarmizi Tohor nyaris sama dengan Melayu Pontianak. Dan tempo hari Tohor tidak sempat wira-wiri untuk memancing lagi di Sungai Kapuas, Pontianak, padahal dia sudah merencanakan buat memancing bersama kawan-kawan BWI dan Kanwil Kemenag. “Pak Menteri tadak kasih izin saye sampai besok balek. Mesti ini ari jugak. Besok pagi ade pertemuan di Bandung. Jadi tadak sempat mancing di sini mungkin mancing di Bandung yaklah hehehehe.

Baca Juga:Kehilangan