Kebangkitan gula kelapa Teluk Nangka, tidak lepas dari adanya pabrik kecap. Karena berapa pun hasil produksi gula warga setempat selalu ditampung oleh pengepul, yang kemudian dijual ke pabrik kecap. Pabrik kecap di Pintianak hingga pulau Jawa.
Untuk kebutuhan pabrik kecap, pengepul tidak pilih-pilih kualitas gula. Hasil maksimal atau tidak, tetap ditampung.
Baca Juga:Sisi Lain Ekonomi Masyarakat
Ya, hasil produksi gula tidak selau maksimal. Bagus. Kering dan masir, bahasa warga setempat. Kadang kala, kalau curah hujan tinggi, gula tidak mengeras maksimal. Agak lembut, molor atau menali. Pecak. Harga tetap sama.
Warga tidak khawatir lagi akan dijual ke mana hasil produksi gula mereka.
Karenasetiap minggu, sudah pasti akan ada pengepul yang mengambil ke rumah-rumah warga. (*)
