Semula kami merancang pemilihan Ketua RT ini dalam format Musyawarah Warga. Warga diundang dan berkumpul dalam pertemuan terbuka, mendengarkan langsung pembacaan laporan pertanggungjawaban pengurus RT, memberikan tanggapan, saran, dan usulan untuk peningkatan mutu penyelenggaraan RT yang akan datang. Setelah laporan pertanggungjawaban diterima, dilanjutkan dengan pemilihan Ketua RT yang baru.
Namun mengingat kondisi pandemi yang masih belum berakhir dan menyimak perkembangan berita di Kota Pontianak ada trend peningkatan jumlah warga yang dinyatakan positif Covid-19, panitia berkonsultasi kepada Lurah Sungai Jawi terkait pemilihan ini. Hasilnya, laporan pertanggungjawaban dan pemilihan ketua RT tetap berjalan, namun formatnya yang diubah, menyesuaikan dengan penanganan Covid-19. Protokol kesehatan diterapkan. Panitia, para calon, dan undangan diharuskan menggunakan masker, mencuci tangan, dan tetap menjaga jarak.
Laporan Pertanggungjawaban Pengurus RT periode 2017-2020 tetap disiapkan, dibagikan kepada setiap warga. Laporan pertanggungjawaban ini juga dilampiri kertas surat suara yang berisikan 6 calon Ketua RT periode 2020-2025 yang mewakili setiap blok yang ada di RT kami. Sebelumnya, tiap warga menyampaikan aspirasi memilih calonnya masing-masing di tiap blok.
