Setelah menarik napas panjang lagi, pemuda itu melanjutkan, “Kedua, arti dari suatu kerja sama. Di malam hari, tidak seperti biasanya, kami berdua dapat duduk santai bersama sambil nonton TV. Karena, sebagian pekerjaan emak, walau terasa berat, sudah saya selesaikan kamarin sore. Emak pun dapat istiarahat dengan cukup”
“Ketiga” lanjutnya, “Arti dari kekeluargaan. Kemrin saya tanpa beban membantu menyelesaikan perkerjaan emak. Sore hari kami berdua dapat lebih santai daripada hari-hri sebelumnya. Saya di kamar, belajar. Emak di di belakang mencuci atau setrika”
“Ini yang saya cari. Saya memerlukan orang yang dapat menghargai suatu bantuan, seseorang yang mengetahui penderitaan orang lain dalam menyelesaikan suatu pekerjaan, dan seseorang yang tidak hanya menempatkan uang sebagai tujuan untuk menjadi manegjer di perusahaan ini”
“Engkau lolos. Saya terima! Selamat datang di perusahaan ini anak muda!” Ucap Deriktur sambil menjabat tangan pemuda itu dengan hangat sambil menepuk pundaknya.
Belakang di kemudian waktu, peusahaan ini menerima perhargaan dari banyak pihak. Tidak saja dari segi keuntungan yang besar tetapi juga kepemimpinan yang transformatif yang diterapkan oleh pemuda ini.
Salam dari Pakem Tegal, Yogya, 27-8-2020
Leo Sutrisno.
