Oleh: Beni Sulastiyo

Tadi pagi saya punya kesempatan untuk menghadiri peresmian Kantor Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) Cabang Yogyakarta. Kehadiran saya ini dalam untuk mewakili Gurunda Ustaz Luqmanulhakim yang berhalangan hadir untuk membersamai sukacita sahabat-sahabat PASKAS Jogja yang akan menempati markas barunya. Alhamdulillah.

Paskas Jogja diberikan izin oleh Gurunda Ustaz Luqmanulhakim untuk membuka Kantor Cabang BMI di Jogja setelah direkomendasikan oleh Direktur BMI yang berkantor pusat di Masjid Kapal Munzalan, Kubu Raya, Kalbar. Selama ini Paskas Jogja memang menunjukan prestasi amal sholeh yang sangat progressif dalam berbagai bidang, baik dalam hal pendistribusian beras, pembinaan anggota paskas, pengembangan komunikasi, maupun inovasi layanan infak. Karena dianggap istimewa, maka Paskas Jogja diberikan izin untuk mendirikan Kantor Cabang BMI.

Dalam hal pendistribusian beras, capaian sahabat Paskas Joga di bawah kepemimpinan Mas Sasongko Jati ini mengalami kemajuan yang spektakuker. Berdasarkan data, pada bulan september 2020 Paskas Jogja berhasil mengumpulkan dan mendistribusikan beras premium sebanyak 30 ton. Beras tersebut telah didistribusikan kepada ribuan anak yatim dan santri penghafal Al Quran di Yogayakarta.

Sementara pada bulan November Paskas Joga berhasil mengumpulkan dan mendistribusikan beras sebesar 42 ton atau 42 ribu kilogram. Beras sebesar itu telah didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan pangan harian bagi sepuluhribuan anak yatim dan santri di sekitar 150 panti asuhan dan pondok pesantren yang ada di Yogyakarta. Masyaallah tabarakallah.

Dalam hal pembinaan anggota PASKAS, Jogja juga memiliki performance yang bisa jadi teladan. Di Kota pelajar ini, jumlah anggota Paskas mencapai 200 orang, yang mana 50 orang diantaranya tercatat sangat aktif mengikuti program tarbiyah dan aktivitas amal shaleh yang digelar oleh pengurus Paskas Jogja.

**