Community

Wakaf Mujahidin yang Diresmikan Pak Harto

Wakaf Mujahidin yang Diresmikan Pak Harto
Foto Jemaah Idul Fitri di Plaza Mesjid Raya Mujahidin era 1990-an

Bagaimana nazir mengelola aset dengan penuh rasa tanggung jawab dan profesinalitas manajemen modern Mujahidin salah satu referensi. Juga bagaimana aset itu tidak hanya berdiri mesjid dan perguruan untuk pendidikan, tetapi juga ada radio dan tivi serta berbagai kontribusi program yang lahir dari remaja mesjid seperti perkampungan muslim, orientasi remaja mesjid, tour dakwah, berbagai sekretariat bersama seperti MUI dan Baznas, hingga penyewaan aula untuk berbagai resepsi.
Dari daerah sendiri kita bisa saling belajar mengelola wakaf secara produktif dibarengi rasa tanggung jawab yang total. Bukan hanya kepada umat, tetapi terutama kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Dia melalui Rasul-Nya yang menyatakan, bahwa tidak putus amal ibadah anak cucu Adam kecuali tiga perkara. Pertama adalah sedekah jariyah (wakaf). Kedua adalah ilmu yang bermanfaat. Ketiga adalah anak sholeh yang mendoakan kedua orang tuanya.

Wakaf produktif di Mesjid Raya Mujahidin dengan luasan 6.3 hektar, berada di pusat jantung kota, bahkan kini terbilang mesjid 10 besar terindah di Indonesia semoga mendapatkan ketiga janji Rasulullah Muhammad SAW tersebut. Semoga kita yang memperlajari dan mendakwahkannya juga mendapat ganjaran pahala yang berlipat ganda sebagai kontribusi komunikasi-informasi seperti wasiat Sang Pendiri H Achmad Mawardi. Amiin YRA.