in

Wakaf Produktif Diinstal Ulang Setiap Subuh Berjamaah

Pertemuan Tawaf Indonesia di halaman mesjid seusai rapat dan shalat subuh berjamaah. Selasa 221220.
Pertemuan Tawaf Indonesia di halaman mesjid seusai rapat dan shalat subuh berjamaah. Selasa, 221220.

Oleh: Nur Iskandar

Setelah mengikuti pelatihan nazir wakaf produktif melalui Standardisasi Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang diselenggarakan Panais Zawaf Kanwil Kemenag RI menggandeng Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kalbar, nazir peserta dari Sirajul Islam kawasan Jl Merdeka Kota Pontianak terus menggeliat. Terhitung sejak 24-26 Nopember 2020.

TPA Sirajul Islam yang sudah lama mati suri kini berderap kembali. Program pengembangan pun dievaluasi setiap usai shalat subuh berjamaah. Evaluasi pertama, tadi, Selasa, 22/12/2020. Evaluasi diikuti 5 nazir kelembagaan dalam bentuk yayasan berikut pengurus DKM. Dewan Kemakmuran Mesjid dipimpin pensiunan polisi, mantan Kapolsek Kota, H Zulkarnain. Spirit wakaf produktif menggebu-gebu dan disistimatisir dengan model Jogokaryan Yogyakarta, maupun Munzalan Mubarakan-Sulthan Annashira-KEP’s Agro serta Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam.
Pendataan jamaah akan dilakukan dengan aplikasi Simas. Remaja Mesjid direkrut dan disegarkan kembali. Unit idarah dan imarah serta riyadah diinstal ulang agar menerapkan sunnah disesuaikan dengan rentak zaman sekarang yang dibalut digitalisasi.

Kemakmuran mesjid bersumbu pada pengembangan wakaf melalui manajerial nazir profesional yang tahu potensi aset tanah, bangunan, finansial, maupun daya dukung umat. Operasionalisasi program dijalankan DKM berikut organisasi sayap seperti remaja mesjid, TPA dll termasuk konsorsium Tawaf Indonesia. Tawaf Indonesia adalah organisasi pegiat wakaf singkatan dari tentara wakaf produktif Indonesia.

Baca Juga:  Prof. Irwan Abdullah Resmikan IRE Shabab El-kahfi

Kesemuanya berjibaku memakmurkan potensi wakaf. Tawaf Indonesia terdiri dari DKM Sirajul Islam, Remaja Mesjid, BWI Kalbar, Kampoeng English Poernama, Teraju.Id, Binabud Chapter Pontianak, Ikadi, Akselerasi Indonesia, Munzalan Mubarakan, Sulthan Annashira, Djagat Kerdja, Ikapi, Lazismu dan ISNU.

Selain program TPA dan idharah mesjid yang sudah berjalan, juga akan dikembangkan bimbel serta akademi ilmu Quran. Selanjutnya unit produktif bisnis beras dan air bersih melayani hajad rumah tangga jamaah. Mekanisme wakaf produktif diinstal setiap subuh dengan berjamaah. Sirajul Islam menjadi salah satu model instal terkini di Kota Pontianak. Pembaca bisa ikut monitoring bahkan ikut terlibat. Insya Allah hidup semakin berkah dengan berjamaah. Begitupula dalam tata kelola wakaf produktif ada adagium nyawa boleh putus pahala mengalir terus. Insya Allah. (Penulis adalah pegiat Literasi Wakaf-Wakaf Literasi. Anggota BWI Kalbar Bidang Wakaf Produktif. CP-WA 08125710225)

Written by Nur Iskandar

Hobi menulis tumbuh amat subur ketika masuk Universitas Tanjungpura. Sejak 1992-1999 terlibat aktif di pers kampus. Di masa ini pula sempat mengenyam amanah sebagai Ketua Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) HMI Cabang Pontianak, Wapimred Tabloid Mahasiswa Mimbar Untan dan Presidium Wilayah Kalimantan PPMI (Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia). Karir di bidang jurnalistik dimulai di Radio Volare (1997-2001), Harian Equator (1999-2006), Harian Borneo Tribune dan hingga sekarang di teraju.id.

Foto situasi pembelajaran di TPA Sirajul Islam Sabtu 191220.1

Pembelajaran TPA Sirajul Islam di Atas Wakaf di Masa Pandemi

IMG 20201222 110427 111

Memupuk Kemampuan Membangun Citra Diri