Edukasi

Bercengkerama Bersama Isra Mikraj

Bercengkerama Bersama Isra Mikraj

Perjalanan Rasulullah pada peristiwa Isra Mikraj adalah peristiwa gaib yang tak bisa sekadar dinalari oleh akal. Secanggih apa pun teknologi masa kini takkan mampu menggapainya. Ada beberapa hikmah yang dapat diambil sebagai pembelajaran dan bahan renungan kita atas peristiwa ini. Menurut Dr. Harjani Hefni, Lc. saat diwawancarai mengungkapkan beberapa hikmah tersebut sebagai berikut.

Pertama, Indikator Keberislaman. Salat merupakan kewajiban atas setiap muslim, sejarah perintah salat ada pada peristiwa Isra Mikraj itu sendiri. Nah, salat inilah yang mencirikan atau mengindikatori kita sebagai umat muslim. Bukankah pembeda antara kita dan orang kafir satu diantaranya terletak pada salat sehingga tidak mengherankan apabila ketika seorang muslim tidak melaksanakan salat dicap sebagai orang kafir.
Rasulullah pernah bersabda “perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah mengenai salat, barangsiapa meninggalkannya maka dia kafir”. (HR. Ahmad, abu Daud, At Tirmidzi, An Nasa’i, Ibnu Majah dengan sanad yang sahih dari Buraidah Al Aslami).