Dalam pandangan yang lain menurut Ketua Umum LDK ASSALAM 2016 Aris Fadhila tatkala berdiskusi dengan penulis mengatakan bahwa urgensi dan hikmah dalam Isra’ Mi’raj itu adalah sebagai berikut.
Pertama, Pergantian Kesedihan Menjadi Kesenangan. Sebelum kejadian Isra’ Mi’raj Rasulullah mengalami suatu masa dimana beliau dihadapkan dengan kesedihan, beberapa keluarga beliau meninggal dunia. Allah kemudian menghibur Rasulullah dengan terjadinya Isra’ dan Mi’raj. Hal ini mengajarkan bahwa orang-orang yang mengalami kesedihan disekitar kita hendaknya dihibur agar lara yang ada pada dirinya dapat sirna.
Kedua, Perjalanan Luar Biasa. Perjalanan yang melibatkan antara ruh dan jasad nabi ini merupakan bentuk dari kuasa Allah sebagai pencipta, sebab hanya memerlukan kendaraan bernama buraq dengan waktu semalaman, sedangkan jaraknya sangatlah jauh. Keadaan seperti ini memfaktakan bahwa agama Islam bukanlah agama yang main-main. Ketiga, Perintah Langsung dari Allah. Salat merupakan satu-satunya perintah yang Allah berikan secara langsung kepada Rasulullah, adapun perintah ibadah lainnya melalui perantaraan malaikat Jibril. Ini memersepsikan bahwa peristiwa Isra Mikraj adalah peristiwa besar yang tak bisa dipahami secara akal karena hanya iman yang mampu menjawab kebenaran Isra’ Mi’raj.
