Edukasi

Media Dosa dalam Jaringan

Media Dosa dalam Jaringan

Pendek sejarah, menilik teknologi zaman now tak segila kids zaman now, hanya saja anak-anak penikmat medsos tersebut salah mempergunakan medsos. Sejatinya tak hanya kawula anak-anak, bahkan kalangan remaja, dewasa hingga tua tak bisa lepas dari medsos zaman now. Demam medsos menjadi virus tersendiri bagi semua kalangan, aktivitas apa pun sepertinya senantiasa diselingi dengan bermain medsos guna eksplore diri lewat postingan-postingan. Walaupun, pada dasarnya postingan tersebut sekadar untuk berpamer ria dan tidak ada manfaat yang berarti.
Postingan yang tertera di beranda medsos pengguna tentu berdampak positif dan negatif. Positif bisa jadi pengaruhnya terhadap pembaca yang kemudian bisa mengambil motivasi atau pelajaran, lalu negatif yang pengaruhnya membuat pembaca merasa benci karena unsur sara atau hal berkaitan lainnya. Menyebar unsur positif tentu diharapkan dalam hal ini, berbagai informasi yang valid, media dakwah bagi kalangan agamis dan sebagainya. Sementara negatif pasti akan mengakibatkan kerugian diri sendiri bahkan kita bisa dipidana dan masuk ke dalam jeruji besi, kasus Florence Sihombing di pertamina beberapa tahun silam tentu masih tersimpan dalam ingata kita, akibat kemarahannya yang diluapkan dimedia sosial masyarakat Jogja pun berang. Akhirnya ia pun dijatuhkan pidana dengan hukuman 2 bulan penjara (liputan6.com).