Edukasi

Media Dosa dalam Jaringan

Media Dosa dalam Jaringan

Tak berhenti disitu saja, sering kali sebagai penikmat medsos penulis menemukan postingan warganet yang memuat masalah pribadi, suami isteri atau pasangan anak muda tanpa ikatan pernikahan. Selain muatan yang tak layak karena menyebar aib sendiri juga cenderung menampakkan sifat asli sipemosting. Belum lagi komentar-komentar yang cenderung memanaskan suasana seperti penghinaan. Sepatutnya medsos jangan jadikan dinding ratapan untuk meluapkan semua kekesalan dalam hidup. Apalagi hal-hal yang berhubungan dengan privasi yang seharusnya disembunyikan dan dipecahkan dengan kepala dingin. Tidak mengherankan jika kasus pelakor, pencabulan, penipuan dan segala macam tindak kejahatan terjadi di medsos.

Psikolog di San Diego State University, Jean Twenge, menurut pengamatannya medsos rupanya mengisolir remaja dan menjadi andalannya sebagai teman. Sehingga remaja jarang bersosialisi langsung, ini mengakibatkan krisis kepercayaan diri (Malline.id). Demikian pula dengan postingan yang beredar di beranda medsos, kadangkala pengguna medsos asyik memperhatikan seluruh postingan yang ada. Postingan prestasi dari orang lain misalnya, hal ini sebetulnya berpengaruh pula terhadap kepercayaan diri. Bagi mereka yang mempunyai sifat mudah terbawa perasaan akan menanggapi ini dengan rasa kurang percaya diri atau sering diistilahkan dengan minder diri. Terlalu membandingkan diri dengan orang lain sementara diri sendiri tidak mampu sebagaimana orang lain tersebut lakukan.