Oleh: Juharis *
Hari Jumat pagi dengan suasana cerah mengiringi langkah, aku mencoba mengheningkan pikiran sejenak menikmati segarnya udara di halaman asrama. Kulihat burung bernyanyi berkicau ria. Juga embun-embun yang melekat di dedaunan hijau. Kupandangi langit di ufuk timur sedikit hitam dan menggumpal. Aku menduga nanti siang hujan akan turun. Kemudian, badan yang kaku dari bangun tidur perlahan kugerakkan untuk menghilangkan kepenatan itu, mengayun tangan dan menggelengkan kepala lantas berlari kecil. Sedikit lelah memang, tapi itulah cara agar badan kita tetap sehat dengan berolahraga disamping menambah “mood” dalam beraktivitas, sebagaimana di dalam beberapa literatur yang kubaca bahwa beberapa pakar kesehatan telah meriset hal tersebut.
Teringat olehku siang ini akan ada ujian tengah semester (UTS) Akuntansi, tepatnya jam 13.30. Lalu aku mencoba membuka lembaran kertas yang berisi jawaban atas soal-soal UTS itu, karena sebelumnya dosen sudah memberikan soal dan mahasiswa mengerjakannya di rumah. Tapi ketika sudah UTS nanti, jawaban yang sudah tercatat itu tidak boleh dilihat, artinya semua jawaban yang telah dijawab di rumah tadi dihafal. Pada saat ujian berlangsung mahasiswa tinggal mengingat kembali.
