Featured

“Semakin Tua Semakin Jadi” — Inspirasi dari Sang Penyulam Rasa

“Semakin Tua Semakin Jadi” — Inspirasi dari Sang Penyulam Rasa

Di stand pameran miliknya yang tampak lebih luas dari ukuran stand-stand lain ini juga memajang hasil sulamannya yang lain berukuran lebih kecil. Namun semua tak kalah indahnya dengan 8 Dewa, semua tampak rapi dan cantik.

Menurutnya, ia tak pernah mau menerima pesanan atas karya sulamnya, ia ingin berkarya secara alamiah, mengalir saja, ia tidak suka deadline yang kerap diterapkan sang pemesan. Selain itu ia akan menyulam hal-hal yang ia sukai saja.

Hal ini memang tampak jelas atas semua karya yang dipamerkannya, ia suka kucing maka ia menyulam beberapa ekor kucing dengan warna-warna indah. Demikian pun dengan bunga-bunga di vas yang saya perhatikan, tak perlu bertanya lagi saya yakin ini karena Bu Yayuk Sulam juga suka pada bunga.

Sehingga tidak mengherankan jika semua sulaman karyanya yang indah itu seolah bercerita, menggambarkan ketenangan dan kenyamanan sang pembuatnya, karya yang lahir dari hati, Bu Yayuk berhasil menghantarkan energi positif pada semua karya sulamnya.