Sebelum berangkat meninggalkan kantor urusan agama menuju Pasar Teluk Pakedai. Saya tanya sama Fadri, jauh gak ke Masjid Batu? Jawabnya, masih jauh pak lebih 3 Km. Kalau begitu, segera tancap gas meluncur, khawatir tidak sampai shalat jumat di Masjid Batu, karena jam sudah menunjukkan angka 11.30. Setelah menelusuri jalan setapak ukuran lebar sekira satu meter jalan khusus kendaraan motor roda dua sepanjang 3 km dengan pemandangan kanan-kiri hanya kebun dan sungai-sungai, sangat jarang rumah penduduk. Cukup banyak menyeberangi jembatan yang masih terbuat dari kayu-kayu tipis. Tepat adzan shalat jumat Hayya ‘ala ash-shalah, kami sudah parkirkan motor di halaman masjid Batu. Masuk ke ruangan masjid ketika Khatib sudah berada di Mimbar. Akhirnya sampai shalat jumat di masjid bersejarah pusat kegiatan dakwah dan keagamaan Guru Haji Ismail Mundu Putera Syekh Daeng Abdul Karim.
Penelusuran Jejak Syekh Daeng Abdul Karim Pontianak
