Opini

Bali dan Indonesia

Bali dan Indonesia

Dunia sudah terlanjur sangat mencintai Bali. Bahkan ketika mereka belum membaca atau mempelajari apa pun tentang masyarakat dan adat Bali. Hanya dari mendengar namanya saja, sudah langsung pikiran mereka dipenuhi alam Bali sebagai penjelmaan alam syurga impian yang sangat didambakan, sebuah Pulau Dewata yang sangat spiritual dibarengi tingkat toleransinya terhadap kepercayaan apa pun yang begitu tinggi. Sebuah pulau yang dirasakan tidak mengancam bagi kenyamanan para pelancong.

Bersyukurlah Republik Indonesia memiliki Bali. Dan seharusnya memang Indonesia berterima kasih kepada Bali. Kepercayaan warga dunia terhadap Bali begitu tingginya. Oleh umat dunia, bumi Indonesia seringnya dikenali melalui Bali terlebih dahulu. Bukan sebaliknya. Dan ini adalah kenyataan sejak sebelum dan setelah Republik Indonesia berdiri.

Namun, seperti kita ketahui bersama, ketenaran Pulau Bali pun bukanlah tanpa dampak dan siksaan. Alam Bali terus diuji dan ditantang. Setiap hari harus berhadapan dengan pencemaran pantai-pantainya, dengan sampah-sampah yang harus terus disingkirkan yang sebelumnya tidak ada, dengan semakin mahalnya biaya hidup, dan lain-lain.

Apa yang harus dilakukan pemerintah dan kita semua, supaya nama INDONESIA jauh lebih bergaung atau setidaknya diucapkan sekali-kali oleh mereka yang akan berkunjung ke Pulau Bali (atau ke Yogyakarta)?

Silahkan, dipikirkan bersama!

(Hamburg, 31 Jan 2020)