Opini

Bangka Bersejarah Sebagai Rumah Singgah

Bangka Bersejarah Sebagai Rumah Singgah
Anshari Dimyati, Ketua Yayasan Hamid bersama Gubernur Bangka

Saya diperintahkan oleh Pemimpin Daerah (Gubernur) untuk mengundang Yayasan Sultan Hamid II dalam acara Peresmian Nama Gedung/Roemah Persinggahan BTW (Pasanggrahan Banka Tinwinning) dan Pemasangan Burung Garuda Raksasa di atas bangunan tersebut, pada tanggal 22 Desember 2018 merayakan Bulan Pengasingan dan diakuinya Kemerdekaan Penuh pada 27 Desember 1949 pada Konferensi Meja Bundar (KMB).

Begitu pesan Pak Alfani Tuk Sangkal kepada saya melalui pesan dalam akun media sosial. Pak Alfani adalah seorang Sejarawan sekaligus Budayawan Muntok yang juga diberikan wewenang oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk mengelola Gedung/Roemah Persinggahan BTW (Pasanggrahan Banka Tinwinning). Setelah melihat video yang dimiliki oleh Yayasan Sultan Hamid II dan diunggah di laman media maya (cyber space), Pak Alfani baru mengetahui nama asli dari rumah atau gedung tersebut, yang kemudian diganti bernama Wisma Ranggam oleh Jambi. Dengan melakukan penelitian dan pengkajian, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung kemudian memutuskan mengganti nama gedung itu menjadi nama semula atau nama aslinya bernama Gedung/Roemah Persinggahan BTW (Pasanggrahan Banka Tinwinning).