Kita setidaknya masih memiliki beberapa yang patut diperhatikan kelestariannya. Istana Qadriyah Kesultanan Pontianak serta Istana-istana Kesultanan lainnya di Kalimantan Barat, Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman, Tugu Khatulistiwa, Makam Kesultanan Pontianak, dan Makam Juang Mandor, dan lainnya. Ke depan beberapa dari jenis situs sejarah tersebut patut pula didaftarkan menjadi Cagar Budaya Peringkat Nasional dengan segala nilai-nilai bersejarah di dalamnya. Masih banyak pekerjaan rumah baik bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat maupun Pemerintah Kota Pontianak dalam menata dan membangun destinasi pariwisata. Agar ke depan, ketika tetangga bertamu tidaklah masyarakat kita malu. Bahkan kebanggaan atas aset sejarah dan wisata kebudayaan yang dimiliki wilayah kita patut terus dijaga, dilestarikan, dan terus dikembangkan.
Kami juga mengusulkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atau Pemerintah Kota Pontianak, patut membangun Museum Sultan Hamid II dan Lambang Negara Garuda Pancasila. Bila di Yogyakarta ada Rumah Garuda, dan bila Bangka tetap terjaga Museum Sejarah Bangka, mengapa Pontianak tak bangga dengan potensi Sejarah yang dimilikinya?
Salam takzim saya,
Ketua Yayasan Sultan Hamid II
(Pontianak & Jakarta)
