Opini

Catatan Ringan dalam Kegamangan

Catatan Ringan dalam Kegamangan

Oleh: Syafaruddin Usman

Manakala saya baca medsos, rasanya takut sekali.
Bayangan saya dunia segera kiamat.
Bukan takut zaman berakhir. Bukan ingin menghindar dari kematian.

Namun takut betapa bebasnya opini berselancar di jagat maya. Sampai-sampai ingin “melockdown” juga sarana komunikasi yang dimiliki ini.
Tapi kebutuhan akan media tak membawa ke sana.

Saya bayangkan, ini menurut saya, seandainya banyak pengguna medsos mempublis sesuatu yang menyemangati, mungkin covid-19 pun kegerahan dan ketakutan.
Dalam artian, semangat hidup manusia untuk menghadapinya jauh lebih kokoh dan kuat.
Namun, seorang sahabat berbisik pada saya, belakangan banyak orang mati bukan karena sakit, tapi mati karena sakit berpikir. Saya pun bertanya dalam hati, apa maksud sahabat saya ini.