Opini

Darunnajah Mesjid Megah nan Istimewa

Darunnajah Mesjid Megah nan Istimewa

Darunnajah ketika berdiri di tahun 2007-an dapat dukungan warga Serdam bagian tengah hingga hulu. Berdiri di atas tanah wakaf keluarga Daeng Lemang. Ayah dari sohib saya Syahbandi yang kini berkhidmat di IKIP Pontianak. Suara Daeng Lemang juga moncer. Dulu di masa muda, Beliau muadzin. Sayang tadi malam bukan Beliau yang azan.

Dukungan dari keluarga kami juga total. Bapak dan emak merelalan beberapa pohon durian yang besar tinggi di belakang rumah ditebang, dichainsaw, dibuat papan mal. Papan mal ini untuk awal bangunan Darunnajah. Semoga kesemuanya jadi amal jariyah sampai kiamat. Amiin ya rabbal ‘alamiin.

Insyaallah rehab total kali ini akan cepat beres. Saya lihat banyak tokoh hebat duduk di kepanitiaannya. Dana belasan miliar akan terpenuhi. Apalagi Serdam ini daerah relijius. Banyak pengamal wakaf. Banyak yang ingin usia boleh putus tapi pahala mengalir terus. Artinya banyak orang smart bin cerdas…

Seingat saya sejak dulu di Serdam jika mereka berjual tanah, zakatnya disalurkan buat mesjid. Selain untuk ekonomi juga untuk Amaliah mesjid.