Sembah dan pujian yang sangat kuat ini membuat Yesus menjadi pusat hidup kita. Kita dengan sadar memuji dan bersyukur atas segala sesuatu yang dianugerahkan-Nya.
Itu berarti, kita menyerahkan kidup kita kepada-Nya. Dan, kita melupakan diri kita sendiri. Pada titik ini, kita tidak lagi merasakan sakit. Kita telah disembuhkan.
Baca Juga:Pasinaon: Kejujuran
Pada situasi sekarang ini, kita semua mengahadapi kekhawatiran akan ‘serangan’ Covid-19. Akan lebih baik jika dengan sepenuh hati melambungkan Doa Kemuliaan ini agar kita dilepaskan dari ancamannya.
Semoga!
Pakem Tegal, 2-4-2020.
