Opini

Gereja Menyembuhkan?

Gereja  Menyembuhkan?

Para Bapa Gereja, memandang penyembuhan Yesus menyangkut penyembuhan rohani. Memang, orang buta dibuat dapat melihat. Orang tuli dibuat dapat mendengar. Orang lumpuh dibuat dapat berjalan. Namun, dibalik itu semua ada penyembuhan rohani yang dilakukan Yesus.

Bagi Yesus, sumber utama dari sakit adalah dosa, Dosa yang menciptakan keterpisahan kemanusiaan dari perdamaian ilahi ciptaan, sebagai sumber hidup dan kesehatan.

Akibat dosa ini, manusia terpisah dari kedamaian ilahi. Keterpisahan manusia dari kedamaian ilahi, menyebabkan hidup manusia menjadi terbatas. Padahal, manusia diciptakan dalam gambaran Allah. Mestinya, dapat hidup kekal.

Kedatangan Yesus menyatukan kembali kemanusiaan dengan kedamaian ilahi. Kedatangan-Nya di dunia ini menyelamatkan hidup manusia. Yesus mengembalikan kita ke hidup yang kekal.

Yesus tidak hanya menjadi manusia untuk membebaskan manusia dari beban dosa asal. Tetapi, juga karena kebangkitan-Nya, membebaskan kita dari kematian. Kita dapat hidup bersama Dia dan dalam Dia.

Gereja membuat kita dapat melihat, mendengar dan menjalani hidup dengan cakrawala baru, kedamaian ilahi. Itu berarti, Gereja, Tubuh mistik Yesus, menyembuhkan kita.

Apakah kita juga akan dibebaskan dari rasa sakit karena serangan Corona? Ya. Bebas dari rasa sakit dengan cakrawala baru.

Semoga!

Pakem Tegal, Yogya, 26-3-2020