Jika kita semua bersedia belajar hidup bersama dengan yang lain dalam damai, maka sikap masa bodoh, acuh tak acuh, dst dapat diperkecil intensitasnya. Dalam konteks Covid-19, agar para petugas penanggulangan Covid-19 dapat fokus pada pencegahan, penularan, dan pengobatan pasien, kita semua mesti mengikuti aturan main yang telah dibuat bersama. Dengan cara itu maka Satpol PP, Polisi, TNI, tidak perlu lagi mencegati dan mengejar-kejar kita. Mereka cukup menjaga (keamanan) rumah-rumah sakit atau pusat kesehatan yang lainnya.
Terkait dengan Hari Pendidikan Nasional, mesti diingatkan bahwa definisi belajar yang berlaku abad ke-21 ini tidak lagi hanya mempelajari materi sekolah. Belajar di abad ke-21 adalah belajar kehidupan. Karena itu, setiap orang wajib belajar sepanjang hidupnya. Apa yang dipelajari? Kita semua harus belajar cara mengetahui sesuatu (learning to know), cara mempergunakannya (learning to do), apa sikap kita terhadap sesuatu itu (learning to be), dan apa tindakan kita agar tetap dapat hidup bersama dengan damai (learning to live together).
Terkait dengan Hari Kebangkitan Nasional (20 Mei), kita semua, rakyat dan penguasa, mesti bersama-sama bangkit untuk menyadari kembali bahwa hidup bersama dalam damai menjadi syarat hidup bernegara dan berbangsa. ‘Learning to live together with others in peace’ mesti menjadi sikap dan perilaku orang Indonesia.
