Opini

Kerangka Akademik Sang Guru Pedalaman untuk Prof Anhar

Kerangka Akademik Sang Guru Pedalaman untuk Prof Anhar
Foto repro YouTube

Oleh: Verry Firdaus*

Boleh dikatakan dalam case Sri Sultan Hamid II hampir semua kalangan di Kalbar menyayangkan ada yang memberikan penilaian tak layak mendapatkan gelar PAHLAWAN NASIONAL.

Termasuklah kalangan terpelajar / cendikiawan dalam pandangan nya baik lisan maupun tulisan.

Dari kelas guru besar sampailah guru kelas kampung seperti diriku ..

Ya nama juga cendikiawan tentunya memberikan pandangan yang sejujur2 nya, seobyektifitas mungkin.
Menyangkut tanggung jawab dalam rangka mencerdaskan kehidupan anak Bangsa, lepas dari kepentingan kelompok / golongan..

Semuanya saling mengisi saling melengkapi bahwa usulan penetapan SULTAN HAMID II sebagai Pahlawan Nasional dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah / ilmu pengetahuan.

Berangkat dari disiplin ilmu masing2.
Misalnya Bapak Prof Hamid Darmadi (Tokoh Cendekiawan Dayak Nasional) dari disiplin ilmu Pendidikan Pancasila Kewarganeraan, Bapak Prof Syarif Ibrahim Alqadrie dari segi Ilmu Sosial Politik
Bang Anshari Dimyati dari segi Ilmu hukum,
Pak Turiman dari segi Ilmu Tata Negara, Bang Nur Iskandar dari segi jurnalistik, dan masih banyak lagi cendikiawan yang tak bise saya sebutkan satu per satu.

Nah ku dari segi Ilmu apa ??
Ku pernah belajar Ilmu Coding/Agorithma ..
Yang paling sering digunakan dasar utk bahasa pemograman.
Ilmu nih utk mengetahui input-process-data,
Nilai sifat data,
Silogisme, logic, tak logic data
dsb
Data terkumpul sebagai informasi

Misalnya tulisan ku di link ini