Sayangnya, masih banyak penduduk lokal khususnya yang tidak tertarik dengan peringatan titik kulminasi ini, bahkan tidak mengetahui kapan dan apa itu kulminasi.
Oleh karena itu,diharapkan pemerintah khususnya dinas pariwisata melakukan publikasi yang lebih gencar mengenai acara ini karena dapat menambah pengetahuan masyarakat dan menghibur pula. (Penulis adalah mahasiswa prodi komunikasi Fisip Untan dan reporter magang teraju.id)
Baca Juga:Sapi IDT di Ulu Sambas
