Opini

Mata dan Pikiran Publik

Mata dan Pikiran Publik

Dalam kondisi yang demikian, publik akan terkunci (gridlock) dalam labirin, dimana kebenaran sejati akan semakin pudar. Publik awam lambat laun seakan dibimbing ke dalam “belantara kegamangan”, yang lambat laun bisa mengeraskan (cementing) rasa apatisme bernegara. Merobohkan kepecayaan antara satu dengan lainnya. Dan bahkan bisa menjadi masyarakat yang rentan berpecah belah. Jika fenomena ini sampai terjadi, ini berarti isyarat, bahwa kita sedang dalam krisis yang serius.

Pada titik ini, sudah saatnya bangsa ini melakukan gerak balik, agar tidak terjerembab ke titik nadir memilukan. Kita merindukan kehangatan dan kemesraan berbangsa, bukan semata kekuatan dan kekuasaan. (*Penulis adalah Dosen IAIN Pontianak).