Opini

Mengenal Penyakit Hati dan Terapinya

Mengenal Penyakit Hati dan Terapinya

Secara global, pondasi dan kaidah dasar kemusyrikan yang diatasnya dibangun sesuatu adalah sikap bergantung kepada selain Allah, dan orang yang melakukannya mendapatkan celaan dan keterlantaran, Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman :
“Janganlah kamu adakan tuhan yang lain disamping Allah, agar kamu tidak tercela dan tidak ditinggalkan (Allah).” (QS.Al-isra : 22)

Kedua, Mengikuti Nafsu dan melakukan dosa
Syahwat dan dosa merupakan penyebab kedua kerusakan hati.
Allah Ta’ala berfirman :
“Maka pernahkah kam melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmuNya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya. Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?” (QS. Al-jatsiyah :23).

Semua dosa, baik yang besar maupun yang kecil itu merusak hati dan mengeruhkan kebersihannya. Oleh karena itu Allah memerintahkan agar semua dosa ditinggalkan. Maka setiap orang yang beriman wajib meninggalkan dosa yang lahir maupun yang batin, apalagi dosa-dosa hati sangat berbahaya dan mematikan. Di antara dosa hati yang tersembunyi adalah riya’ yang dapat merusak amal, ujub yang bisa menjadikan amal bagai abu yang bertebaran, dan dengki yang dapat menghapus pahala-pahala kebajikan dan memperbanyak dosa.