Ketujuh, yaitu bermunajat kepadaNya, membaca kitabNya, menghadirkan hati dihadapanNya, beradab dengan adab ibadah dan penghamban dihadapan Allah Ta’ala, kemudian diakhiri dengan beristighfar dan bertaubat.
Kedelapan, Bergaul dengan orang-orang yang mencintai Allah Ta’ala dan orang-orang yang jujur, kemudian memetik buah perkataan mereka yang terbaik sebagaimana memetik buah yang terbaik dan paling ranum. Dan tidak berbicara melainkan pembicaraan itu memiliki kemaslahatan, dan pastikan bahwa tiap-tiap pernyataan dikemukakan membawa kebaikan dan bermanfaat buat orang lain.
Semoga tausiyah singkat ini mendatangkan manfaat bagi penulis dan menjadikan kebaikan buat pembaca dimana saja berada.
Akhir kalam semua yang salah datangnya dari diri saya pribadi dan yang benar mutlak datangnya dari Allah subhanahu wa ta’ala.
Wallahu a’lam
