Opini

Merdeka Lahir dan Batin Merdeka Raga dan Jiwa

Merdeka Lahir dan Batin Merdeka Raga dan Jiwa
Wajidi Sayadi

Nabi SAW. bersabda: “Aku menahan hatiku dari hal-hal keduniaan sehingga bagiku antara emas dan batu sama saja.”
Orang yang merdeka akan mengutamakan etika terhadap pencipta makhluk, tidak mengharap balasan, tujuan, hajat, dan jatah.

Allah SWT. berfirman dalam al-Qur’an “Dan mereka tidak menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (orang Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang Muhajirin), atas dirinya sendiri, meskipun mereka juga memerlukan (apa yang mereka berikan itu).” (QS. Al-Hasyr/59: 9).

Sesungguhnya mereka lebih mengutamakan sesamanya makhluk orang lain dari pada dirinya sendiri hanya untuk mengosongkan hati mereka dari keinginan untuk mendapatkan keutamaan.

Nabi SAW. bersabda: “Sesungguhnya yang membuat merasa memadai seseorang adalah apa yang cukup untuk dirinya sendiri. Pada akhirnya hanya akan berakhir pada empat hasta dan sejengkal tanah pekuburan, dan segalanya akan kembali kepada akhirnya.”

Kesempurnaan kebebasan dan kemerdekaan merupakan hasil dari sempurnanya ubudiyah (penghambaan diri secara utuh).
Siapa ubudiyahnya benar-benar karena Allah, maka hasilnya adalah merdeka dan bebas dari segala belenggu perbudakan dari sesama makhluk.

Merdeka Lahir dan Batin
Merdeka Raga dan Jiwa
Merdeka dari Covid-19

Semoga.

Pontianak, 17 Agustus 2020